Senin, 07 Oktober 2013

Ku ingin menulis yang ku ingin




Mengenang wt..

Suara - suara itu tak bisa dipenjarakan
Disana bersemasayam Kemerdekaan
Apabila engkau memaksa diam,
Aku siapkan untukmu...Pembrontakan!!!

YAKINLAH 

Kata - kata tak pernah sirna
Dia telah menancap dalam janin-janin jiwa
Pada tembok-tembok yang pongah
Pada ranting-ranting yang sombong
Pada janji-janji yang riak 
Juga pada mimpi-mimpi mereka yang terbeli
Aku adalah orok diluar pagar besi yang menanti membeli mimpi...
Mungkinkah aku berjuang sendiri?
Yakinlah, suatu kala kata-kata membuncah menagih janji
Menggalang kekuatan meminta jatah pangan dari mereka-mereka
Para pejabat yang muntah harta dan yang lolos dari jebankan bui
Padamu kata-kata...
Kenapa asa-asaku - hartaku - dan emasku tersandra?
Ketahuilah aku akan mengutukmu
Sebelum Tuhan tebarkan arti bencana yang sebenarnya. 

UNTUKMU MUNGKIN AKU JATUH CINTA

Bukan aku sedang kelana mencari singgah
Yang kurasa desah nafas dipita suaramu, terlalu manis menyentuh jiwa
Dalam sebuah pagi nan merdu
Benciku kian menjadi
Saat gelombang irama mencabik emosiku membenam rindu
Entah kau begitu indah...(untukmu mungkin aku jatuh cinta)
Lewat suara malam, kutitipkan senafas sayang 
Yang mungkin cuma terbuang?
Padamu "mungkin aku telah jatuh cinta"

AJARI AKU

Ajari aku bercinta seperti pujangga berkata-kata
Jangan ajarkan aku bermain mata
Sebab, mata-mata liciknya tiadatara
Ajari aku memikatmu, dilesung pipitmu yang merah jambu
Jangan ajari aku menghisap madu
Sebab dimadu adalah empedu
Ajari aku sebenarnya hidup
Agar nafasku tak berkabut
Jangan biarkan tembang kehidupan kehilangan lantang
Seperti katak menanti hujan
Ajari aku mengenal-MU
Sebab ku tak tahu
Apakah masih ada udara dilubang hidungku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar